<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4997737487555186228</id><updated>2012-02-13T06:31:45.830-08:00</updated><title type='text'>D E W A - I L M U</title><subtitle type='html'>KUTERPESONA MELIHAT KEINDAHAN CIPTAANMU
DALAM SYUKUR AKU BERUCAP
     TIADA KATA SEINDAH "DOA"</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dukunilmu.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dukunilmu.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>DEWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07501266425188406523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/TNfrcngL_bI/AAAAAAAAAFY/jP-zRzjc3Kc/S220/IMG0434A.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4997737487555186228.post-890352031697048238</id><published>2011-01-28T03:09:00.000-08:00</published><updated>2011-01-28T03:10:19.144-08:00</updated><title type='text'>MALAIKAT ITU BERNAMA "IBU"</title><content type='html'>Suatu ketika..seorang bayi siap dilahirkan ke dunia, menjelang diturunkan ... Dia bertanya kepada TUHAN :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bayi : "para malaikat di sini mengatakan, bahwa besok engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi....bagaimana cara saya hidup di sana,saya begitu kecil dan lemah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : "aku telah memilih satu malaikat untukmu..ia akan menjaga dan mengasihimu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bayi : "tapi di surga apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa ini cukup bagi saya untuk bahagia"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : "malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari, dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan lebih berbahagia"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bayi : "dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepadamu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : "malaikatmu akan mengajarkan..bagaimana cara kamu berdoa"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bayi : "saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat,siapa yang akan melindungi saya"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : "malaikatmu akan melindungimu, dengan taruhan jiwanya sekalipun"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bayi : "tapi saya akan bersedih karena tidak melihat engkau lagi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : "malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepadaku, walaupun sesungguhnya aku selalu berada di sisimu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat itu surga begitu tenangnya...sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bayi : "TUHAN..........jika saya harus pergi sekarang, bisakah engkau memberitahuku, siapa nama malaikat di rumahku nanti"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : "kamu dapat memanggil nama malaikatmu itu...... I B U ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenanglah ibu yang menyayangimu..&lt;br /&gt;Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi...&lt;br /&gt;Ingatkah engkau ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatkah engkau..ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu?&lt;br /&gt;Dan ingatkan engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah tempat kau dilahirkan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembalilah...mohon maaf...pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan biarkan kau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan di masa datang,ketika ibu telah tiada...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada lagi di depan pintu yang menyambut kita...,tak ada lagi senyuman indah...tanda bahagia..&lt;br /&gt;Yang ada hanyalah kamar kosong tiada penghuninya..yang ada hanyalah baju yang digantung di lemarinya..&lt;br /&gt;Tak ada lagi..dan tak akan ada lagi.. Yang akan meneteskan air mata mendo'akanmu disetiap hembusan nafasnya..&lt;br /&gt;Pulang..dan kembalilah segera...peluklah ibu yang selalu menyayangimu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik di akhir hayatnya..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4997737487555186228-890352031697048238?l=dukunilmu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dukunilmu.blogspot.com/feeds/890352031697048238/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4997737487555186228&amp;postID=890352031697048238&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/890352031697048238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/890352031697048238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dukunilmu.blogspot.com/2011/01/malaikat-itu-bernama-ibu.html' title='MALAIKAT ITU BERNAMA &quot;IBU&quot;'/><author><name>DEWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07501266425188406523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/TNfrcngL_bI/AAAAAAAAAFY/jP-zRzjc3Kc/S220/IMG0434A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4997737487555186228.post-1977401720274076688</id><published>2011-01-27T04:30:00.000-08:00</published><updated>2011-01-27T04:45:14.088-08:00</updated><title type='text'>TENTANG AYAH</title><content type='html'>1.Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapu – dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya. &lt;br /&gt;2.Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar. &lt;br /&gt;3.Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret. &lt;br /&gt;4.Ayah selalu tepat janji! Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi sebenarnya lebih menyenangkan. &lt;br /&gt;5.Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka.karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka. &lt;br /&gt;6.Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu) , tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi. &lt;br /&gt;7.Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti berenang di air setelah ia melepaskanya. &lt;br /&gt;8.Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya. &lt;br /&gt;9.Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak baik dan menyayangi. &lt;br /&gt;10.Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup &lt;br /&gt;11.Ayah benar-benar senang membantu seseorang…tapi ia sukar meminta bantuan. &lt;br /&gt;12.Ayah akan sangat senang membelikanmu makanan selepas ia pulang kerja, walaupun dia tak dapat sedikitpun bagian dari makanan itu &lt;br /&gt;13.Ayah selalu berdoa agar kita menjadi orang yang sukses di dunia dan akhirat, walaupun kita jarang bahkan jarang sekali mendoakannya &lt;br /&gt;14.Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat. &lt;br /&gt;15.Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya. &lt;br /&gt;16.Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa tidak setujunya. &lt;br /&gt;17.Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal menunggumu. &lt;br /&gt;18.Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan….. &lt;br /&gt;19.Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara… &lt;br /&gt;20.Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya…. &lt;br /&gt;21.Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu…. &lt;br /&gt;22.Ayah akan berkata ,, tanyakan saja pada ibumu” Ketika ia ingin berkata ,,tidak” &lt;br /&gt;23.Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin &lt;br /&gt;24.Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya melakukan sesuatu yang dilarang agama. &lt;br /&gt;25.Ayah mengatakan ,, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan” &lt;br /&gt;26.Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan sesuatu hal yang baik persis seperti caranya…. &lt;br /&gt;27.Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri…. &lt;br /&gt;28.Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya. &lt;br /&gt;29.Ayah tidak suka meneteskan air mata …. ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya,dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya &lt;br /&gt;30.ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu…ketika kau mimpi akan dibunuh monster…tapi…..ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan. &lt;br /&gt;31.Ayah pernah berkata :” kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin mendaptkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya” &lt;br /&gt;32.Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan: ,, jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu , berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu” &lt;br /&gt;33.Dan Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan :” jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu &lt;br /&gt;34.Ayah bersikeras, bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik daripada kamu dulu… &lt;br /&gt;35.Ayah bisa membuatmu percaya diri… karena ia percaya padamu… &lt;br /&gt;36.Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba melakukan yang terbaik…. &lt;br /&gt;37.Dan terpenting adalah… Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai ALLAH, bahkan dia akan membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena diapun mencintaimu karena cintaNya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4997737487555186228-1977401720274076688?l=dukunilmu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dukunilmu.blogspot.com/feeds/1977401720274076688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4997737487555186228&amp;postID=1977401720274076688&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/1977401720274076688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/1977401720274076688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dukunilmu.blogspot.com/2011/01/tentang-ayah.html' title='TENTANG AYAH'/><author><name>DEWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07501266425188406523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/TNfrcngL_bI/AAAAAAAAAFY/jP-zRzjc3Kc/S220/IMG0434A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4997737487555186228.post-5733353778301787670</id><published>2010-12-10T08:46:00.000-08:00</published><updated>2010-12-10T09:05:32.380-08:00</updated><title type='text'>KISAH SEDIH ANAK KEHILANGAN KEDUA TANGAN</title><content type='html'>&lt;p&gt;Ayah, maafkan Dita&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sepasang suami istri (seperti pasangan lain di kota2 besar meninggalkan anak2 diasuh pembantu rumah tangga sewaktu bekerja).&lt;br /&gt;Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun.   Ia sendirian di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena  sibuk  bekerja di dapur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret   lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat   dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil   baru ayahnya. Ya…karena mobil itu berwarna gelap, maka coretannya tampak   jelas. Apalagi anak ini pun membuat coretan sesuai dengan   kreativitasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin   menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka   ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya,   gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikuti   imajinasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu   rumah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat   mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama   lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus   menjerit, “Kerjaan siapa ini!!!…”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar. Dia   juga terkejut. Mukanya merah padam ketakutan lebih2 melihat wajah  bengis  tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia  terus  mengatakan, “Saya tidak tahu..tuan.” “Kamu di rumah sepanjang  hari, apa  saja yang kamu lakukan?” hardik si istri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari   kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata “Dita yang membuat gambar itu   ayahhh..cantik kan..!” katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja   seperti biasa.&lt;br /&gt;Si ayah yang sudah kehilangan kesabaran mengambil sebatang ranting kecil   dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali-kali ke   telapak tangan anaknya. Si anak yang tak mengerti apa-apa menangis   kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si   ayah memukul pula belakang tangan anaknya. Sedangkan si ibu cuma   mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang   dikenakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa… Si ayah   cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri   anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah   tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak   kecil luka2 dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu.   Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga   menjerit-jerit menahan pedih saat luka2nya itu terkena air. Lalu si   pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan   anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah   tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. “Oleskan   obat saja!” jawab bapak si anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang   menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah mau memberi pelajaran pada   anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya   sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya pada pembantu   rumah. “Dita demam, Bu”…jawab si pembantu ringkas. Kasih minum Panadol   saja,” jawab si ibu. Sebelum si ibu masuk kamar tidur, ia menjenguk   kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu   rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya. Masuk hari keempat,   pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu   panas. “Sore nanti kita bawa ke klinik..Pukul 5.00 sudah siap” kata   majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke   klinik.&lt;br /&gt;Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya sudah   serius. Setelah beberapa hari di rawat inap, dokter memanggil bapak  dan  ibu anak itu. “Tidak ada pilihan…” kata dokter tersebut yang   mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah   terlalu parah dan infeksi akut… “Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan   nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah” kata   dokter itu. Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar   kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yang dapat   dikatakan lagi…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air   mata istrinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat   persetujuan pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang   disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan   melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan   ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat   mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara   dalam linangan air mata. “Ayah..ibu..Dita tidak akan melakukannya lagi…   Dita tidak mau lagi ayah pukul. Dita tidak mau jahat lagi…Dita sayang   ayah…sayang ibu.”, katanya berulang kali membuat si ibu gagal menahan   rasa sedihnya. “Dita juga sayang Mbok Narti..” katanya memandang wajah   pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ayah…kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil? Dita janji tidak   akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti?..   Bagaimana caranya Dita mau bermain nanti?.. Dita janji tidak akan   mencoret-coret mobil lagi.” katanya berulang-ulang.&lt;br /&gt;Serasa hancur hati si ibu mendengar kata2 anaknya. Meraung-raung dia   sekuat hati namun apa yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya.   Nasi sudah menjadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan   hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa   tangannya tetap harus dipotong meski ia sudah meminta maaf.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tahun demi tahun kedua orang tua tersebut menahan kepedihan dan   kehancuran batin sampai suatu saat sang Ayah tak kuat lagi menahan   kepedihannya dan ia wafat diiringi tangis penyesalan yang tak bertepi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun…si anak dengan segala keterbatasannya dan kekurangannya   tersebut tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan   ayahnya…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4997737487555186228-5733353778301787670?l=dukunilmu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dukunilmu.blogspot.com/feeds/5733353778301787670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4997737487555186228&amp;postID=5733353778301787670&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/5733353778301787670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/5733353778301787670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dukunilmu.blogspot.com/2010/12/kisah-sedih-anak-kehilangan-kedua.html' title='KISAH SEDIH ANAK KEHILANGAN KEDUA TANGAN'/><author><name>DEWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07501266425188406523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/TNfrcngL_bI/AAAAAAAAAFY/jP-zRzjc3Kc/S220/IMG0434A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4997737487555186228.post-7638600943746586693</id><published>2010-10-15T08:08:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T08:14:44.918-07:00</updated><title type='text'>ASAL USUL KARTU MERAH DAN KUNING SEPAK BOLA</title><content type='html'>Apakah penggunaan kartu merah dan kuning sudah dikenal begitu sepak bola  modern muncul? Jawabannya tidak. Kartu merah dan kuning baru  diperkenalkan pada Piala Dunia 1970.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, inspirasinya muncul  pada Piala Dunia 1966, pada perempat final antara tuan rumah Inggris dan  Argentina. Wasit yang memimpin pertandingan itu berasal dari Jerman,  yakni Rudolf Kreitlein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena melakukan pelanggaran keras,  kapten Argentina, Antonio Rattin, dikeluarkan oleh Kreitlein. Namun,  Rattin tak paham apa maksud wasit asal Jerman itu. Dia pun tak segera  meninggalkan lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasit Inggris yang ikut bertugas di  pertandingan itu, Ken Aston, kemudian masuk ke lapangan. Dengan sedikit  modal bahasa Spanyol, dia merayu Rattin untuk meninggalkan lapangan.  Pasalnya, wasit yang memimpin pertandingan, Rudolf Kreitlein, memutuskan  begitu. Karena hanya tahu bahasa Jerman dan Inggris, ia kesulitan  menjelaskan keputusannya kepada Rattin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kasus ini, Ken  Aston kemudian berpikir. Harus ada komunikasi universal yang bisa  langsung diketahui semua orang, ketika wasit memberi peringatan kepada  pemain atau mengeluarkannya dari lapangan. Dengan demikian, wasit tak  perlu harus membuat penjelasan dengan bahasa yang mungkin tak diketahui  pemain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, dia berhenti di perempatan jalan. Melihat  lampu lalu lintas, dia kemudian mendapatkan ide. Kemudian, dia  mengusulkan agar wasit dibekali kartu kuning dan merah. Kartu kuning  untuk memberi peringatan keras atau sanksi ringan kepada pemain yang  melakukan pelanggaran. Adapun kartu merah untuk sanksi berat, dan pemain  yang melakukan pelanggaran berat itu harus keluar dari lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide  itu diterima FIFA. Pada Piala Dunia 1970, kartu kuning dan merah kali  pertama digunakan. Ironisnya, sepanjang Piala Dunia 1970 tak satu pun  pemain yang terkena kartu merah. Hanya kartu kuning yang sempat  dilayangkan sehingga kartu merah tak bisa "pamer diri" pada Piala Dunia  1970.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski ide tersebut datang dari wasit Inggris, negeri itu  tak serta merta menerapkannya di kompetisi mereka. Kartu merah dan  kuning baru digunakan di kompetisi sepak bola Inggris pada 1976.  Pasalnya, wasit kemudian terlalu mudah mengeluarkan kartu dan diprotes  banyak pemain. Oleh sebab itu, penggunaannya sempat dihentikan pada 1981  dan 1987.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik, ide ini diadopsikan di cabang olahraga  hoki. Bahkan, kartu-kartu peringatan di cabang ini menggunakan tiga  warna seperti lampu lalu lintas: hijau, kuning, dan merah. Hijau untuk  peringatan, kuning untuk mengeluarkan pemain sementara waktu, dan merah  untuk mengusir pemain secara permanen. &lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;(kompasHPR)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4997737487555186228-7638600943746586693?l=dukunilmu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dukunilmu.blogspot.com/feeds/7638600943746586693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4997737487555186228&amp;postID=7638600943746586693&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/7638600943746586693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/7638600943746586693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dukunilmu.blogspot.com/2010/10/asal-usul-kartu-merah-dan-kuning-sepak.html' title='ASAL USUL KARTU MERAH DAN KUNING SEPAK BOLA'/><author><name>DEWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07501266425188406523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/TNfrcngL_bI/AAAAAAAAAFY/jP-zRzjc3Kc/S220/IMG0434A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4997737487555186228.post-3815691745686632550</id><published>2010-10-15T07:51:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T08:00:48.247-07:00</updated><title type='text'>BULAN (LUNA)</title><content type='html'>&lt;p&gt;Bulan (Moon dalam bahasa Inggris, Luna dalam bahasa Romawi, Artemis  dalam bahasa Yunani) adalah satu-satunya satelit alami yang Bumi miliki.  Jika dilihat dari posisinya, Bulan adalah benda angkasa yang paling  dekat dari Bumi. Bulan juga menjadi benda kedua yang paling terang di  langit setelah Matahari (magnitudo Bulan -12,7, Matahari -26,4) dan  satu-satunya benda langit yang permukaannya dapat diamati dengan mudah.&lt;span id="more-251"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;Permukaan Bulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari Bumi, kita bisa melihat Bulan dengan cukup jelas tanpa menggunakan  alat bantu optik seperti teleskop dan binokular. Tampaklah bahwa Bulan  memiliki permukaan yang kecerahannya tidak seragam, ada bagian yang  terang dan ada yang gelap. Dan secara sekilas, Bulan tampak memiliki  permukaan yang datar/halus. Begitulah anggapan masyarakat di jaman  dahulu. Pandangan tersebut baru berubah ketika Galileo menggunakan  teleskopnya untuk mengamati Bulan 400 tahun yang lalu (inilah latar  belakang pencanangan tahun 2009 ini sebagai Tahun Astronomi  Internasional atau IYA 2009). Galileo mendapati bahwa permukaan Bulan  tidaklah rata, tetapi berbukit-bukit dan memiliki banyak kawah. Dan  karakteristik permukaan Bulan itu juga berhubungan dengan kecerahannya.  Daerah yang tampak terang memiliki permukaan yang berbukit-bukit dan  penuh kawah, sedangkan daerah yang tampak lebih gelap adalah permukaan  yang memiliki sedikit kawah. Mereka pun kemudian memberikan nama dataran  tinggi untuk bagian yang terang dan penuh dengan kawah, serta “mare”  (berarti laut dalam bahasa Latin) untuk bagian yang gelap dan sedikit  kawah. Penamaan lautan ini, sebenarnya adalah sebuah salah kaprah karena  di Bulan tidak ada laut, dilakukan karena dataran gelap tersebut tampak  seperti lautan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;div id="attachment_433" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px;"&gt;&lt;a href="http://duniaastronomi.com/wp-content/uploads/2009/08/casmoon4.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;Kawah Di Bulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;Perbedaan kecerahan di permukaan Bulan itu ternyata disebabkan oleh  perbedaan material batuan yang terkandung di kedua kawasan itu. Batuan  yang berada di bagian dataran tinggi adalah anorthosit yang mengandung  banyak kalsium dan aluminum silikat. Sedangkan batuan yang menyusun mare  adalah basalt, suatu lava beku yang banyak mengandung besi, magnesium,  dan titanium silikat. Pengetahuan ini sudah dikonfirmasi dengan contoh  batuan yang diambil dari Bulan, yang berjumlah tidak kurang dari 382 kg.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbeda dengan Bumi, Bulan tidaklah memiliki atmosfer. Ada dua alasan  yang menyebabkannya. Alasan yang pertama adalah karena bagian dalam  Bulan terlalu dingin untuk hadirnya aktivitas vulkanik. Di Bumi,  aktivitas vulkanik termasuk salah satu penghasil gas dan pembentuk  atmosfer di masa awal pembentukannya. Sementara alasan kedua memegang  peranan yang lebih penting lagi, yaitu karena massa Bulan terlalu kecil  sehingga gaya gravitasi yang dihasilkan tidak cukup untuk menahan  gas-gas yang terbentuk. Kecepatan lepas di Bulan hanyalah 2,4 km/detik,  bandingkan dengan kecepatan lepas di Bumi yang sebesar 11,2 km/detik.  Dengan kecepatan lepas sekecil itu, gas yang ada di Bulan dapat bergerak  lepas dari pengaruh gravitasi Bulan, sehingga tidak ada udara di  permukaannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiadaan atmosfer di Bulan menyebabkan banyaknya kawah di  permukaannya. Benda-benda yang mengarah ke Bulan, yang berukuran besar  ataupun kecil, dapat langsung menumbuk permukaannya tanpa ada  penghambat. Berbeda dengan Bumi karena atmosfernya menyebabkan  benda-benda asing yang mengarah ke Bumi akan mengalami gesekan hingga  berpijar, terkikis, dan berkurang ukurannya. Peristiwa berpijarnya benda  asing yang masuk ke atmosfer Bumi ini kita lihat sebagai meteor.  Akibatnya, benda-benda yang kecil akan habis terbakar dan hanya  benda-benda yang cukup besar saja yang akan menumbuk permukaan sehingga  kawah yang ditemukan di permukaan Bumi tidaklah sebanyak di Bulan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari usia batuan di daerah dataran tingginya, tumbukan-tumbukan benda  asing yang menghasilkan kawah di permukaan Bulan diperkirakan terjadi  tidak lama setelah Bulan terbentuk, yaitu pada sekitar 4,5 miliar tahun  yang lalu. Dan di masa-masa awal setelah Bulan terbentuk itu, material  yang berada di bagian permukaan sudah mulai mengeras sementara di  dalamnya masih berada dalam bentuk lelehan. Sebelum bagian keraknya  menebal, sebuah benda asing yang cukup besar menumbuk Bulan hingga  material lava di dalamnya mengalir keluar dan mengisi kawah yang  terbentuk. Peristiwa inilah yang menghasilkan mare di Bulan. Setelah  mare terbentuk, hanya sedikit benda asing yang menumbuknya sehingga  bagian mare hanya memiliki sedikit kawah seperti yang sekarang kita  amati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;Fase Bulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebagai satelit Bumi, Bulan bergerak mengelilingi Bumi dengan periode  27,3 hari (periode revolusi). Uniknya, periode revolusi Bulan itu sama  dengan periode rotasinya (berputar pada porosnya), sehingga wajah Bulan  yang terlihat dari Bumi akan selalu tetap dan kita tidak akan pernah  dapat melihat wajah Bulan yang membelakangi Bumi. Lintasan orbit Bulan  tidaklah berhimpit dengan orbit revolusi Bumi (ekliptika), melainkan  menyilang sebesar 5,2 derajat, sehingga kita dapat melihat fase Bulan  purnama atau gerhana Bulan secara bergantian. Karena apabila lintasan  orbitnya berhimpit dengan ekliptika, kita tidak akan pernah dapat  mengamati Bulan purnama melainkan hanya gerhana Bulan setiap bulannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perjalanannya mengelilingi Bumi, posisi Bulan berubah-ubah  relatif terhadap Matahari dan Bumi sehingga bagian terang di Bulan yang  terlihat dari Bumi berbeda-beda dari waktu ke waktu secara periodik.  Perubahan ini disebut dengan  perubahan fase, yang membutuhkan waktu  yang sedikit lebih lama dari periode rotasinya, yaitu 29,5 hari (disebut  dengan periode sinodis). Dan dalam rentang waktu tersebut, Bulan juga  akan terbit pada waktu yang berbeda setiap harinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apabila Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, bagian Bulan yang  terkena cahaya Matahari tidak dapat dilihat dari Bumi sehingga Bulan  tidak akan dapat diamati juga. Saat ini, Bulan yang berada pada fase  mati (atau disebut juga Bulan baru) akan terbit bersamaan dengan  Matahari. Setelah fase ini bagian terang di Bulan yang terlihat dari  Bumi bertambah sehingga Bulan tampak berbentuk sabit (fase sabit awal)  dan waktu terbitnya menjadi semakin siang. Kemudian di hari-hari  berikutnya, bentuk sabitnya akan semakin membesar hingga akhirnya  setengah bagian Bulan yang menghadap Bumi menjadi terang, yang berarti  Bulan berada pada fase setengah awal atau kuartir awal. Jarak sudut  antara Bulan dan Matahari saat ini adalah 90 derajat dan Bulan yang  berumur sekitar 7 hari ini akan terbit 6 jam setelah Matahari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari fase setengah awal, bagian yang terang di wajah Bulan akan terus  bertambah hingga tampak benjol dan akhirnya mencapai bulat penuh (fase  purnama) pada umur antara 14 – 15 hari. Pada fase purnama ini, Bulan  akan terbit bersamaan dengan terbenamnya Matahari. Setelah itu, wajah  Bulan yang terang akan berkurang hingga setengah (fase setengah akhir,  terbit 18 jam setelah Matahari tenggelam) pada umur 21 hari, kemudian  berbentuk sabit (fase sabit akhir, terbit 3 jam sebelum Matahari terbit)  dan akhirnya kembali menjadi fase Bulan baru/mati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena dapat diamati dengan jelas, penduduk Bumi pun memanfaatkan  fase Bulan sebagai penanda waktu/sistem kalender. Ada banyak sistem  kalender yang didasarkan pada Bulan, dua diantaranya adalah sistem  kalender Islam dan Jawa. Jumlah hari dalam satu bulan di kedua sistem  itu ditentukan dari periode sinodis Bulan. Dalam kedua sistem kalender  tersebut terdapat 12 bulan dalam setahun yang masing-masing bulannya  terdiri dari 29 atau 30 hari. Di kalender Jawa, bulan pertama memiliki  30 hari dan bulan berikutnya memiliki 29 hari, begitu seterusnya secara  bergantian hingga bulan ke-12. Sedangkan di kalender Islam yang banyak  digunakan saat ini, jumlah hari dalam sebulan ditentukan dari  perhitungan usia Bulan sehingga bisa saja terdapat dua bulan yang  berurutan memiliki jumlah hari yang sama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;Ciri Fisik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bulan adalah satelit kelima terbesar di Tata Surya kita setelah  Ganymede, Titan, Callisto, dan Io. Diameternya adalah sebesar 3.476 km,  sepertiga dari diameter Bumi. Sedangkan massanya adalah sebesar 7,35 x  10^22 kg. Dengan ukuran dan massa sebesar itu, gaya tarik gravitasi di  Bulan lebih kecil daripada di Bumi, yaitu hanya sebesar 16,5% dari  gravitasi di Bumi (1,62 m/s^2 berbanding 9,8 m/s^2).&lt;/p&gt; &lt;div id="attachment_425" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px;"&gt;&lt;a href="http://duniaastronomi.com/wp-content/uploads/2009/08/plntmoon.jpg"&gt;&lt;img class="size-medium wp-image-425" title="plntmoon" src="http://duniaastronomi.com/wp-content/uploads/2009/08/plntmoon-300x196.jpg" alt="Perbandingan Ukuran Satelit" height="196" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Perbandingan Ukuran Satelit&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;Jarak rata-rata Bulan dari Bumi adalah sejauh 384.403 km. Pada jarak  ini, Bulan akan tampak seukuran dengan Matahari yang jaraknya 400 kali  lebih jauh dan ukurannya 400 kali lebih besar daripada Bulan. Karena  ukuran Bulan dan Matahari di langit setara inilah penduduk Bumi dapat  mengalami gerhana Matahari, yaitu ketika terhalangnya cahaya Matahari  yang seharusnya sampai ke permukaan Bumi karena Bulan berada di antara  Bumi dan Matahari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bulan memiliki interior yang cukup unik. Bagian kerak Bulan diketahui  lebih tebal di permukaan yang membelakangi Bumi dibandingkan dengan  permukaan yang menghadap Bumi. Hal ini menjelaskan mengapa di permukaan  Bulan yang menghadap Bumi terdapat banyak mare, yaitu karena tipisnya  bagian kerak sehingga tumbukan benda yang cukup besar dapat  menghancurkan kerak dan membuat material cair mengalir keluar ke  permukaan. Keunikan lainnya adalah posisi bagian inti Bulan yang tidak  berada tepat di tengah, melainkan sedikit bergeser ke arah Bumi.  Penyebabnya diperkirakan karena saat pembentukannya dahulu, gaya tarik  Bumi sedemikian kuatnya sehingga dapat menggeser bagian inti Bulan  tersebut. Dan akibat pergeseran ini, bagian interior Bulan di bawah  permukaan yang menghadap Bumi mendingin lebih lama daripada bagian  interior yang membelakangi Bumi. Sehingga terjadilah perbedaan ketebalan  kerak di kedua bagian permukaan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerapatan Bulan yang hanya sebesar 3,3 g/cm^3 menunjukkan sedikitnya  kandungan besi dalam interior Bulan. Bagian inti Bulan yang berupa  material padat dan berukuran kecil, serta lambatnya rotasi Bulan membuat  astronom berkesimpulan bahwa bagian inti Bulan tidak dapat  membangkitkan medan magnet sehingga tidak ada gunanya kita membawa  kompas ke sana. Hal ini sudah dikonfirmasi oleh para astronot yang  mendarat di Bulan. Namun penelitian juga menunjukkan adanya jejak  magnetisme pada batuan Bulan. Artinya, dahulu Bulan pernah memiliki  medan magnet, yaitu ketika bagian intinya masih berupa material lelehan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bulan kini diperkirakan berusia lebih dari 4,5 miliar tahun.  Asal-usulnya belum diketahui secara pasti, namun setidaknya ada empat  teori yang mencoba menjelaskan asal-usul Bulan. Pertama, Bulan terbentuk  bersamaan dengan Bumi. Kedua, Bulan terbentuk ketika Bumi berputar  begitu cepat sehingga sebagian materialnya terlontar dan memadat menjadi  Bulan. Ketiga, Bulan adalah benda angkasa yang ditangkap oleh gaya  gravitasi Bumi. Ketiga teori ini sudah ada sejak sebelum contoh batuan  Bulan diambil oleh astronot Apollo. Masing-masing teori tersebut akan  menghasilkan tiga variasi komposisi material Bulan yang berbeda-beda.  Untuk membuktikan teori mana yang cocok, dibutuhkan contoh batuan Bulan  agar dapat diteliti komposisinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut teori pertama, komposisi material penyusun Bulan akan sama  dengan Bumi karena keduanya terbentuk dari material yang sama. Sedangkan  menurut teori kedua, akan ada kemiripan dalam komposisi batuan keduanya  namun tidak akan sama secara keseluruhan karena material pembentuk  Bulan berasal dari sebagian material Bumi, yaitu hanya dari bagian kerak  Bumi saja. Dan menurut teori ketiga, material Bumi dan Bulan akan sama  sekali berbeda. Setelah contoh batuan Bulan diambil dan diteliti,  ternyata ketiga teori tersebut tidak dapat menjelaskan hasil penelitian  yang diperoleh karena ada material yang komposisinya sama dan ada juga  material yang komposisinya berbeda dengan yang ada di Bumi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div id="attachment_489" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px;"&gt;&lt;a href="http://duniaastronomi.com/wp-content/uploads/2009/08/76827-004-BAF4A0B9.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;Batuan Bulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;Dari hasil penelitian tersebut muncullah teori keempat yang  menyebutkan bahwa Bulan terbentuk setelah terjadi suatu tumbukan hebat  antara benda angkasa sebesar Mars dengan Bumi muda. Akibat dari tumbukan  tersebut, sebagian material Bumi dan benda asing itu terlontar dan  sembari mengelilingi Bumi, material campuran tersebut kemudian memadat.  Dan kini campuran antara material penyusun Bumi dan benda asing itu kita  lihat sebagai Bulan. Teori ini juga dapat menjelaskan penyebab  kemiringan sumbu rotasi Bumi sebesar 23,5 derajat. Dengan begitu, teori  ini pun menjadi teori yang diterima oleh banyak pihak hingga saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Interaksi Bulan dan Bumi&lt;br /&gt;Sebagaimana dinyatakan dalam Hukum Newton bahwa benda bermassa akan  menghasilkan pengaruh gravitasi bagi benda-benda lain, Bumi dan Bulan  juga berinteraksi secara gravitasi. Pengaruh gravitasi Bumi menyebabkan  Bulan bergerak mengelilingi Bumi dan posisi bagian inti Bulan tidak  tepat berada di pusatnya. Sedangkan pengaruh gravitasi Bulan menyebabkan  semua materi yang ada di Bumi seperti daratan, atmosfer, dan air  mengalami gaya tarik ke arah Bulan. Namun karena daratan terdiri atas  materi yang tidak dapat bergerak bebas dan kita tidak dapat mengamati  atmosfer dengan mudah, maka pengaruh gravitasi Bulan pada air laut  sangat mudah untuk kita amati.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;div id="attachment_488" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px;"&gt;&lt;a href="http://duniaastronomi.com/wp-content/uploads/2009/08/Moon-and-Sun-Tidal-causes.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;Gambaran pasang naik dan pasang surut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;Gaya tarik Bulan mengakibatkan ketinggian permukaan air laut berubah  secara periodik. Perubahan tersebut biasa disebut dengan pasang naik  (ketinggian air laut bertambah) dan pasang surut (ketinggiannya  berkurang). Secara umum bagi pengamat di ekuator Bumi, pasang naik akan  terjadi apabila Bulan berada di meridian (saat kulminasi atas) dan  ketika Bulan kulminasi bawah. Sedangkan pasang surut akan terjadi ketika  Bulan berada di horison (saat terbit dan terbenam). Jadi setiap lokasi  di Bumi akan mengalami pasang naik dan surut secara bergantian setiap  sekitar 6 jam sekali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasang naik maksimum akan terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan  berada pada satu garis lurus, yaitu pada saat terjadinya Bulan mati atau  purnama. Saat itu, air laut mengalami gaya tarik oleh gravitasi Bulan  dan Matahari sekaligus (gravitasi Matahari tidak sebesar gravitasi  Bulan). Sedangkan saat Bulan berada pada fase setengah awal dan akhir,  pasang naik akan menjadi minimum karena posisi Bulan dan Matahari yang  terpisah 90 derajat menyebabkan gaya gravitasi Bulan dan Matahari saling  meniadakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gravitasi Bulan juga memberi pengaruh positif terhadap iklim di Bumi,  yang dipengaruhi oleh kemiringan sumbu rotasi Bumi. Dengan adanya  Bulan, kemiringan sumbu rotasi Bumi relatif tetap sepanjang masa,  sehingga iklim di Bumi juga relatif stabil. Apabila Bulan tidak ada,  diperkirakan kemiringan sumbu rotasi Bumi akan mengalami perubahan yang  sangat ekstrim sehingga iklim di Bumi akan berubah secara ekstrim juga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Interaksi Bumi dan Bulan juga mengakibatkan terjadinya pengereman  rotasi Bumi dan bertambahnya jarak Bumi-Bulan. Penyebabnya adalah  gesekan yang terjadi antara air laut dengan daratan pada peristiwa  pasang naik air laut. Menurut perhitungan, rotasi Bumi mengalami  perlambatan sebesar 1,5 milidetik setiap abadnya dan akibatnya Bulan  bergerak menjauhi Bumi sebesar lebih dari 3 cm setiap tahunnya. Dengan  demikian, jutaan tahun dari sekarang periode rotasi Bumi akan sama  dengan periode rotasi dan revolusi Bulan sehingga wajah yang sama dari  Bulan dan Bumi akan selalu berhadapan. Saat itu, melihat Bulan adalah  suatu hal yang tidak mungkin bagi penduduk di separuh belahan Bumi,  karena posisi Bulan di langit akan selalu tetap. Kemudian karena jarak  Bumi – Bulan membesar, ukuran sudut Bulan akan berkurang sehingga kita  tidak akan dapat menyaksikan piringan Bulan yang menutupi seluruh  piringan Matahari saat terjadinya gerhana Matahari total.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4997737487555186228-3815691745686632550?l=dukunilmu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dukunilmu.blogspot.com/feeds/3815691745686632550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4997737487555186228&amp;postID=3815691745686632550&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/3815691745686632550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/3815691745686632550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dukunilmu.blogspot.com/2010/10/bulan-luna.html' title='BULAN (LUNA)'/><author><name>DEWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07501266425188406523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/TNfrcngL_bI/AAAAAAAAAFY/jP-zRzjc3Kc/S220/IMG0434A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4997737487555186228.post-2095092094299549387</id><published>2010-10-15T07:15:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T07:50:48.747-07:00</updated><title type='text'>ASAL USUL NAMA INDONESIA</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href="http://go2.wordpress.com/?id=725X1342&amp;amp;site=lifestylemagazine.wordpress.com&amp;amp;url=http%3A%2F%2Flifestylemagazine.files.wordpress.com%2F2008%2F10%2Fpeta-indonesia21.gif&amp;amp;sref=http%3A%2F%2Flifestylemagazine.wordpress.com%2F2008%2F10%2F13%2Fcinta-indonesia%2F"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;   Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1847" title="1847"&gt;1847&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Singapura" title="Singapura"&gt;Singapura&lt;/a&gt; terbit sebuah majalah ilmiah tahunan,           &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Journal_of_the_Indian_Archipelago_and_Eastern_Asia&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (halaman belum tersedia)"&gt;Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; (JIAEA, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Indonesia" title="Bahasa Indonesia"&gt;BI&lt;/a&gt;: "Jurnal Kepulauan Hindia dan Asia Timur")), yang dikelola oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/James_Richardson_Logan" title="James Richardson Logan"&gt;James Richardson Logan&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1819" title="1819"&gt;1819&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1869" title="1869"&gt;1869&lt;/a&gt;), seorang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Skotlandia" title="Skotlandia"&gt;Skotlandia&lt;/a&gt; yang meraih sarjana &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hukum" title="Hukum"&gt;hukum&lt;/a&gt; dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Universitas_Edinburgh&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Universitas Edinburgh (halaman belum tersedia)"&gt;Universitas Edinburgh&lt;/a&gt;. Kemudian pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1849" title="1849"&gt;1849&lt;/a&gt; seorang ahli etnologi bangsa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inggris" title="Inggris"&gt;Inggris&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=George_Samuel_Windsor_Earl&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="George Samuel Windsor Earl (halaman belum tersedia)"&gt;George Samuel Windsor Earl&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1813" title="1813"&gt;1813&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1865" title="1865"&gt;1865&lt;/a&gt;), menggabungkan diri sebagai redaksi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Majalah" title="Majalah"&gt;majalah&lt;/a&gt; JIAEA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam &lt;b&gt;JIAEA&lt;/b&gt; volume IV tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1850" title="1850"&gt;1850&lt;/a&gt;, halaman 66-74, Earl menulis artikel &lt;i&gt;On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations&lt;/i&gt;  ("Pada Karakteristik Terkemuka dari Bangsa-bangsa Papua, Australia dan  Melayu-Polinesia"). Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah  tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk  memiliki nama khas (&lt;i&gt;a distinctive name&lt;/i&gt;), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: &lt;b&gt;Indunesia&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;Malayunesia&lt;/b&gt; ("&lt;i&gt;nesos&lt;/i&gt;" dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Yunani" title="Bahasa Yunani"&gt;bahasa Yunani&lt;/a&gt; berarti "&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau" title="Pulau"&gt;pulau&lt;/a&gt;"). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis (diterjemahkan ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Indonesia" title="Bahasa Indonesia"&gt;Bahasa Indonesia&lt;/a&gt; dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris" title="Bahasa Inggris"&gt;Bahasa Inggris&lt;/a&gt;):&lt;/p&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt;"&lt;i&gt;... Penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu masing-masing akan menjadi "Orang Indunesia" atau "Orang Malayunesia"&lt;/i&gt;".&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu)  daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat  untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon  (sebutan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Srilanka" title="Srilanka" class="mw-redirect"&gt;Srilanka&lt;/a&gt; saat itu) dan Maldives (sebutan asing untuk Kepulauan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Maladewa" title="Maladewa"&gt;Maladewa&lt;/a&gt;). Earl berpendapat juga bahwa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Melayu" title="Bahasa Melayu"&gt;bahasa Melayu&lt;/a&gt;  dipakai di seluruh kepulauan ini. Dalam tulisannya itu Earl memang  menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The &lt;i&gt;Ethnology of the Indian Archipelago&lt;/i&gt;  ("Etnologi dari Kepulauan Hindia"). Pada awal tulisannya, Logan pun  menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab  istilah &lt;b&gt;Indian Archipelago&lt;/b&gt; ("Kepulauan Hindia") terlalu panjang dan membingungkan. Logan kemudian memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf &lt;b&gt;u&lt;/b&gt; digantinya dengan huruf &lt;b&gt;o&lt;/b&gt; agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah &lt;b&gt;Indonesia&lt;/b&gt;. &lt;sup id="cite_ref-uhpress_0-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_nama_Indonesia#cite_note-uhpress-0"&gt;[1]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak  pada halaman 254 dalam tulisan Logan (diterjemahkan ke Bahasa  Indonesia):&lt;/p&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt;"&lt;i&gt;Mr Earl menyarankan istilah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Etnografi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Etnografi (halaman belum tersedia)"&gt;etnografi&lt;/a&gt; "Indunesian", tetapi menolaknya dan mendukung "Malayunesian". Saya lebih suka istilah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Geografis" title="Geografis" class="mw-redirect"&gt;geografis&lt;/a&gt; murni "Indonesia", yang hanya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sinonim" title="Sinonim"&gt;sinonim&lt;/a&gt; yang lebih pendek untuk Pulau-pulau Hindia atau Kepulauan Hindia&lt;/i&gt;"&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Ketika mengusulkan nama "Indonesia" agaknya Logan tidak menyadari  bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama resmi. Sejak saat itu  Logan secara konsisten menggunakan nama "Indonesia" dalam  tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini  menyebar di kalangan para ilmuwan bidang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Etnologi" title="Etnologi"&gt;etnologi&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Geografi" title="Geografi"&gt;geografi&lt;/a&gt;. &lt;sup id="cite_ref-uhpress_0-1" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_nama_Indonesia#cite_note-uhpress-0"&gt;[1]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1884" title="1884"&gt;1884&lt;/a&gt; guru besar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Etnologi" title="Etnologi"&gt;etnologi&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Berlin" title="Universitas Berlin"&gt;Universitas Berlin&lt;/a&gt; yang bernama &lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Adolf_Bastian" title="Adolf Bastian"&gt;Adolf Bastian&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1826" title="1826"&gt;1826&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1905" title="1905"&gt;1905&lt;/a&gt;) menerbitkan buku &lt;i&gt;Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel&lt;/i&gt;  ("Indonesia atau Pulau-pulau di Kepulauan Melayu") sebanyak lima  volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara di kepulauan  itu pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1864" title="1864"&gt;1864&lt;/a&gt; sampai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1880" title="1880"&gt;1880&lt;/a&gt;.  Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah "Indonesia" di kalangan  sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah  "Indonesia" itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara  lain tercantum dalam &lt;i&gt;Encyclopedie van Nederlandsch-Indië&lt;/i&gt; tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1918" title="1918"&gt;1918&lt;/a&gt;. Pada kenyataannya, Bastian mengambil istilah "Indonesia" itu dari tulisan-tulisan Logan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inlanders" title="Inlanders"&gt;Pribumi&lt;/a&gt; yang mula-mula menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ki_Hajar_Dewantara" title="Ki Hajar Dewantara" class="mw-redirect"&gt;Ki Hajar Dewantara&lt;/a&gt;). Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1913" title="1913"&gt;1913&lt;/a&gt; ia mendirikan sebuah biro &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pers" title="Pers" class="mw-redirect"&gt;pers&lt;/a&gt; dengan nama &lt;i&gt;Indonesische Pers-bureau&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nama &lt;b&gt;Indonesisch&lt;/b&gt; (pelafalan Belanda untuk "Indonesia") juga diperkenalkan sebagai pengganti &lt;i&gt;Indisch&lt;/i&gt; ("Hindia") oleh Prof &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cornelis_van_Vollenhoven" title="Cornelis van Vollenhoven"&gt;Cornelis van Vollenhoven&lt;/a&gt; (1917). Sejalan dengan itu, &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inlander" title="Inlander" class="mw-redirect"&gt;inlander&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; ("pribumi") diganti dengan &lt;i&gt;Indonesiër&lt;/i&gt; ("orang Indonesia").&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pada dasawarsa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1920-an" title="1920-an"&gt;1920-an&lt;/a&gt;,  nama "Indonesia" yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan  geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan  Indonesia, sehingga nama "Indonesia" akhirnya memiliki makna politis,  yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan. Sebagai  akibatnya, pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap  pemakaian kata ciptaan Logan itu. &lt;sup id="cite_ref-uhpress_0-2" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_nama_Indonesia#cite_note-uhpress-0"&gt;[1]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1922" title="1922"&gt;1922&lt;/a&gt; atas inisiatif &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mohammad_Hatta" title="Mohammad Hatta"&gt;Mohammad Hatta&lt;/a&gt;, seorang mahasiswa &lt;i&gt;Handels Hoogeschool&lt;/i&gt; (Sekolah Tinggi Ekonomi) di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rotterdam" title="Rotterdam"&gt;Rotterdam&lt;/a&gt;, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indische_Vereeniging" title="Indische Vereeniging"&gt;Indische Vereeniging&lt;/a&gt;) berubah nama menjadi &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesische_Vereeniging" title="Indonesische Vereeniging" class="mw-redirect"&gt;Indonesische Vereeniging&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, &lt;i&gt;Hindia Poetra&lt;/i&gt;, berganti nama menjadi &lt;i&gt;Indonesia Merdeka&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya,&lt;/p&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt;"&lt;i&gt;Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (&lt;/i&gt;de toekomstige vrije Indonesische staat&lt;i&gt;)  mustahil disebut "Hindia-Belanda". Juga tidak "Hindia" saja, sebab  dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama  Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (&lt;/i&gt;een politiek doel&lt;i&gt;),  karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan,  dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesiër) akan berusaha  dengan segala tenaga dan kemampuannya.&lt;/i&gt;"&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Di Indonesia Dr. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sutomo" title="Sutomo"&gt;Sutomo&lt;/a&gt; mendirikan &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Indonesische_Studie_Club&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Indonesische Studie Club (halaman belum tersedia)"&gt;Indonesische Studie Club&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1924" title="1924"&gt;1924&lt;/a&gt;. Tahun itu juga Perserikatan Komunis Hindia berganti nama menjadi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Komunis_Indonesia" title="Partai Komunis Indonesia"&gt;Partai Komunis Indonesia&lt;/a&gt; (PKI). Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1925" title="1925"&gt;1925&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jong_Islamieten_Bond&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Jong Islamieten Bond (halaman belum tersedia)"&gt;Jong Islamieten Bond&lt;/a&gt; membentuk kepanduan &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nationaal_Indonesische_Padvinderij&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Nationaal Indonesische Padvinderij (halaman belum tersedia)"&gt;Nationaal Indonesische Padvinderij&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;Natipij&lt;/i&gt;).  Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama  "Indonesia". Akhirnya nama "Indonesia" dinobatkan sebagai nama tanah  air, bangsa, dan bahasa pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal  &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/28_Oktober" title="28 Oktober"&gt;28 Oktober&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1928" title="1928"&gt;1928&lt;/a&gt;, yang kini dikenal dengan sebutan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumpah_Pemuda" title="Sumpah Pemuda"&gt;Sumpah Pemuda&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada bulan Agustus &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1939" title="1939"&gt;1939&lt;/a&gt; tiga orang anggota &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Volksraad" title="Volksraad"&gt;Volksraad&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; (Dewan Rakyat; parlemen Hindia-Belanda), &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_Husni_Thamrin" title="Muhammad Husni Thamrin" class="mw-redirect"&gt;Muhammad Husni Thamrin&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Wiwoho_Purbohadidjojo&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Wiwoho Purbohadidjojo (halaman belum tersedia)"&gt;Wiwoho Purbohadidjojo&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sutardjo_Kartohadikusumo&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Sutardjo Kartohadikusumo (halaman belum tersedia)"&gt;Sutardjo Kartohadikusumo&lt;/a&gt;, mengajukan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mosi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Mosi (halaman belum tersedia)"&gt;mosi&lt;/a&gt; kepada Pemerintah Belanda agar nama &lt;i&gt;Indonesië&lt;/i&gt; diresmikan sebagai pengganti nama "Nederlandsch-Indie". Permohonan ini ditolak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan pendudukan Jepang pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/8_Maret" title="8 Maret"&gt;8 Maret&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1942" title="1942"&gt;1942&lt;/a&gt;, lenyaplah nama "Hindia-Belanda". Pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/17_Agustus" title="17 Agustus"&gt;17 Agustus&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945" title="1945"&gt;1945&lt;/a&gt;, menyusul deklarasi Proklamasi Kemerdekaan, lahirlah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Indonesia" title="Republik Indonesia" class="mw-redirect"&gt;Republik Indonesia&lt;/a&gt;.(wikipedia)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4997737487555186228-2095092094299549387?l=dukunilmu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dukunilmu.blogspot.com/feeds/2095092094299549387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4997737487555186228&amp;postID=2095092094299549387&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/2095092094299549387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/2095092094299549387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dukunilmu.blogspot.com/2010/10/asal-usul-nama-indonesia.html' title='ASAL USUL NAMA INDONESIA'/><author><name>DEWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07501266425188406523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/TNfrcngL_bI/AAAAAAAAAFY/jP-zRzjc3Kc/S220/IMG0434A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4997737487555186228.post-7941059940101158606</id><published>2010-10-14T10:47:00.000-07:00</published><updated>2010-10-14T10:49:01.627-07:00</updated><title type='text'>Tabattul, Membujang Ala Sufi</title><content type='html'>&lt;p&gt;Sufi, adalah salah satu kelompok sempalan tempat beragam penyimpangan  dari ajaran syariat ini berhuni. Salah satu ajaran menyimpang yang  menonjol adalah tabattul (hidup membujang). Diyakini oleh penganut sufi,  dengan “cara beragama” seperti ini, mereka lebih bisa mendekatkan diri  kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Benarkah?&lt;span id="more-1462"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di antara nikmat dan tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah  disyariatkannya nikah, yang mana mendatangkan banyak maslahat dan  manfaat bagi setiap individu dan masyarakatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ‏‎ ‎لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ‏‎ ‎أَزْوَاجًا  لِتَسْكُنُوا‎ ‎إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ‏‎ ‎مَوَدَّةً وَرَحْمَةً  إِنَّ فِي‎ ‎ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ‏‎ ‎يَتَفَكَّرُونَ&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untuk  kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri, supaya kalian cenderung  dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kalian rasa  kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar  terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (Ar-Rum: 21)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Asy-Syaikh Abdurrahman As- Sa’di rahimahullahu berkata: “Nikah  termasuk nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang agung. Allah Subhanahu wa  Ta’ala syariatkan bagi hamba-Nya dan menjadikannya sebagai sarana serta  jalan menuju kemaslahatan dan manfaat yang tak terhingga.” (Dinukil  dari Taudhihul Ahkam, 4/331)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutnya dengan lafadz perintah dalam beberapa ayat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ تُقْسِطُوا‎ ‎فِي الْيَتَامَى فَانْكِحُوا مَا‎  ‎طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ‏‎ ‎مَثْنَى وَثُلاَثَ وَرُبَاعَ‏‎ ‎فَإِنْ  خِفْتُمْ أَلاَّ تَعْدِلُوا‎ ‎فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ‏‎  ‎أَيْمَانُكُمْ ذَلِكَ أَدْنَى‎ ‎أَلاَّ تَعُولُوا&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan jika kalian takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap  (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kalian menikahinya), maka  nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat.  Namun jika kalian takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah)  seorang saja, atau budak-budak yang kalian miliki. Yang demikian itu  adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.” (An-Nisa`: 3)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَأَنْكِحُوا اْلأَيَامَى‎ ‎مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ‏‎  ‎عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِنْ‏‎ ‎يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ‏‎  ‎اللهُ مِنْ فَضْلِهِ وَاللهُ‏‎ ‎وَاسِعٌ عَلِيمٌ&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kalian, dan  orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahaya kalian yang  lelaki dan hamba-hamba sahaya yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah  akan memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah  Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (An-Nur: 32)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ! مَنِ‏‎ ‎اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ‏‎  ‎فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ‏‎ ‎أَغَضُّ لِلْبَصَرِ، وَأَحْصَنُ‏‎  ‎لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ‏‎ ‎يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ‏‎ ‎بِالصَّوْمِ،  فَإِنَّهُ لَهُ‏‎ ‎وِجَاءٌ&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian telah mampu untuk  menikah hendaknya menikah, karena itu akan lebih menundukkan pandangan  dan menjaga kemaluan. Barangsiapa yang tidak mampu, hendaknya berpuasa  karena itu adalah pemutus syahwatnya.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata kepada Sa’id bin Jubair  rahimahullahu: “Menikahlah, karena orang terbaik di umat ini adalah yang  paling banyak istrinya.” (Dibawakan oleh Al-Bukhari rahimahullahu dalam  Shahih-nya)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan para ulama menyatakan, seorang yang khawatir terjatuh dalam  zina maka dia wajib menikah. Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan berkata: “Nikah  menjadi wajib atas seorang yang khawatir terjatuh dalam zina jika  meninggalkannya. Karena, itu adalah jalan bagi dia untuk menjaga diri  dari perbuatan haram. Dalam keadaan seperti ini, Syaikhul Islam Ibnu  Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Jika seseorang telah perlu menikah dan  khawatir terjatuh dalam kenistaan jika meninggalkannya, maka harus dia  dahulukan dari amalan haji yang wajib.” (Mulakhkhash Al-Fiqhi, 2/258)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang yang menikah dengan niat menjaga kehormatan dijamin oleh  Allah Subhanahu wa Ta’ala. Diriwayatkan dari hadits Abu Hurairah  radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ثَلاَثَةٌ حَقٌّ عَلَى اللهِ عَزَّ‏‎ ‎وَجَلَّ عَوْنُهُمْ:  الْمُكَاتَبُ‏‎ ‎الَّذِي يُرِيدُ اْلأَدَاءَ،‏‎ ‎وَالنَّاكِحُ الَّذِي  يُرِيدُ‏‎ ‎الْعَفَافَ، وَالْمُجَاهِدُ فِي‎ ‎سَبِيلِ اللهِ&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tiga golongan yang Allah akan menolong mereka: budak yang hendak  menebus dirinya, seorang yang menikah untuk menjaga kehormatannya, dan  seorang yang berjihad di jalan Allah.” (HR. An-Nasa`i, Kitabun Nikah,  Bab Ma’unatullah An-Nakih Al-Ladzi Yuridul ‘Afaf, no. 3166)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Janganlah seseorang meninggalkan pernikahan karena mengikuti bisikan  setan, dengan dibayangi kesulitan ekonomi, padahal dia telah sangat  ingin menikah serta takut terjatuh dalam maksiat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bertawakallah dengan disertai ikhtiar, karena Allah Subhanahu wa  Ta’ala menjamin orang yang benar-benar bertawakal kepada-Nya. Allah  Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللهِ‏‎ ‎فَهُوَ حَسْبُهُ‏‎ ‎&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Barangsiapa yang bertawakal kepada-Nya pasti Dia akan menjadi Pencukupnya.” (Ath-Thalaq: 3)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tabattul ala Shufiyah (Sufi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tabattul adalah meninggalkan wanita dan pernikahan dengan dalih untuk  fokus beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tabattul adalah  keyakinan Shufiyah yang menyelisihi prinsip Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Al-Imam Ahmad rahimahullahu berkata: “Hidup menyendiri bukanlah  termasuk ajaran Islam.” Beliau juga berkata: “Barangsiapa yang mengajak  untuk tidak menikah, maka dia telah menyeru kepada selain Islam. Jika  seorang telah menikah, maka telah sempurna keislamannya.” (lihat ucapan  beliau dalam Al-Mughni karya Ibnu Qudamah rahimahullahu)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa yang beliau sebutkan didasari banyak dalil. Di antaranya, ketika  ada tiga orang datang ke rumah sebagian istri Rasulullah Shallallahu  ‘alaihi wa sallam dan bertanya tentang ibadah beliau Shallallahu ‘alaihi  wa sallam. Ketika kembali, sebagian mereka menyatakan: “Aku akan puasa  terus menerus dan tidak akan berbuka.” Yang lain berkata: “Aku akan  shalat malam, tidak akan tidur.” Dan sebagian lagi berkata: “Aku tak  akan menikah dengan wanita.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika sampai ucapan ketiga orang ini kepada beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;مَا بَالُ أَقْوَامٍ قَالُوا: كَذَا‎ ‎وَكَذَا؟! لَكِنِّي أُصَلِّي‎  ‎وَأَنَامُ، وَأَصُومُ وَأُفْطِرُ،‏‎ ‎وَأَتَزَوَّجُ النِّسَاءَ، فَمَنْ‏‎  ‎رَغِبَ عَنْ سُنَّتِي فَلَيْسَ‏‎ ‎مِنِّي&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kenapa ada orang-orang yang berkata ini dan itu?! Aku shalat malam  tapi juga tidur, aku puasa tapi juga berbuka, dan aku menikahi wanita.  Barangsiapa yang membenci sunnahku, dia tidak di atas jalanku.” (HR.  Al-Bukhari dan Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syaikhul Islam rahimahullahu berkata: “Berpaling dari istri dan anak  (tidak mau menikah, pen.) bukanlah perkara yang dicintai Allah Subhanahu  wa Ta’ala dan Rasul-Nya. Bahkan bukan agama para nabi dan rasul. Allah  Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَلَقْدَ أَرْسَلْنَا رُسُلاً مِنْ‏‎ ‎قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ‏‎ ‎أَزْوَاجًا وَذُرِّيَّةً&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kami telah utus para rasul sebelum engkau dan kami berikan kepada  mereka istri dan keturunan.” (Ar-Ra’d: 38) [Ucapan Ibnu Taimiyah  rahimahullahu dinukil dari Taudhihul Ahkam]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sehingga Al-Imam Asy-Syathibi rahimahullahu menyatakan bahwa  meninggalkan nikah dengan niat sebagai ibadah termasuk bid’ah (yakni  bid’ah tarkiyah). (Lihat Al-I’tisham karya Al-Imam Asy-Syathibi  rahimahullahu)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dalil-dalil yang Melarang Tabattul&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan telah ada nash-nash khusus melarang tabattul. Dalam  Ash-Shahihain, diriwayatkan bahwa Sa’d bin Abi Waqqash radhiyallahu  ‘anhu berkata:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;رَدَّ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه‎ ‎وسلم عَلَى عُثْمَانَ بْنِ‏‎ ‎مَظْعُونٍ التَّبَتُّلَ، وَلَوْ‏‎ ‎أُذِنَ لَهُ لَاخْتَصَيْنَا&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menolak permintaan Utsman  bin Mazh’un untuk terus membujang. Kalau beliau mengizinkannya, niscaya  kami akan mengebiri diri kami.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam hadits lain, Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه‎ ‎وسلم يَأْمُرُ بِالْبَاءَةِ‏‎  ‎وَيَنْهَى عَنْ التَّبَتُّلِ‏‎ ‎نَهْيًا شَدِيدًا وَيَقُولُ:‏‎  ‎تَزَوَّجُوا الْوَدُودَ‏‎ ‎الْوَلُودَ إِنِّي مُكَاثِرٌ‏‎ ‎اْلأَنْبِيَاءَ  يَوْمَ‏‎ ‎الْقِيَامَةِ&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Rasulullah memerintahkan kami untuk menikah dan melarang kami  bertabattul. Beliau berkata: ‘Nikahilah oleh kalian wanita yang subur  (calon banyak anak), karena aku akan berbangga kepada para nabi di hari  kiamat dengan banyaknya kalian’.” (Hadits shahih riwayat Ahmad)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bid’ah Tabattul Menjerumuskan Shufiyah ke dalam Kubangan Maksiat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemikiran bid’ah yang ada pada Shufiyah ini menjerumuskan mereka  kepada perkara-perkara yang menghinakan. Kami akan sampaikan apa yang  telah diterangkan Asy-Syaikh Muqbil rahimahullahu ketika menjelaskan  kejelekan-kejelekan Shufiyah. Beliau rahimahullahu berkata: “…Di antara  khurafat Shufiyah adalah mereka mengharamkan atas diri mereka apa yang  Allah Subhanahu wa Ta’ala halalkan berupa menikah –padahal menikah  merupakan sunnah para rasul–. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam  kitab-Nya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلاً مِنْ‏‎ ‎قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ‏‎ ‎أَزْوَاجًا وَذُرِّيَّةً&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kami telah utus para rasul sebelum engkau serta kami berikan kepada mereka istri dan keturunan.” (Ar-Ra’d: 38)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nabi kita Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;حُبِّبَ إِلَيَّ مِنْ الدُّنْيَا‎ ‎النِّسَاءُ وَالطِّيبُ، وَجُعِلَ‏‎ ‎قُرَّةُ عَيْنِي فِي الصَّلَاةِ&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dibuat cinta kepadaku dari dunia kalian minyak wangi dan wanita, serta dijadikan penyejuk mataku adalah shalat.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Datang tiga orang kepada istri Nabi, bertanya tentang ibadah Nabi  Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika diberi kabar sepertinya mereka  menganggap sedikit, maka sebagian mereka berkata: ‘Adapun saya, akan  shalat malam dan tak akan tidur.’ Yang lain berkata: ‘Aku akan puasa dan  tak akan berbuka.’ Yang lainnya lagi berkata: ‘Aku tak akan menikahi  wanita.’ Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam datang dan diberi tahu  tentang ucapan mereka ini. Beliaupun berkata:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;أَنْتُمْ الَّذِينَ قُلْتُمْ كَذَا‎ ‎وَكَذَا، أَمَا وَاللهِ إِنِّي‎  ‎لَأَخْشَاكُمْ لِلهِ‏‎ ‎وَأَتْقَاكُمْ لَهُ لَكِنِّي‎ ‎أَصُومُ وَأُفْطِرُ  وَأُصَلِّي‎ ‎وَأَرْقُدُ وَأَتَزَوَّجُ‏‎ ‎النِّسَاءَ، فَمَنْ رَغِبَ  عَنْ‏‎ ‎سُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kalian yang berkata demikian dan demikian, ketahuilah aku adalah  orang yang paling takut di antara kalian kepada Allah Subhanahu wa  Ta’ala dan paling bertakwa. Akan tetapi aku shalat malam dan tidur, aku  berpuasa serta berbuka, dan aku menikahi wanita. Barangsiapa yang  membenci sunnahku maka dia bukan berada di atas jalanku.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rabbul ‘Izzah berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لاَ‏‎ ‎تُحَرِّمُوا طَيِّبَاتِ مَا‎  ‎أَحَلَّ اللهُ لَكُمْ وَلاَ‏‎ ‎تَعْتَدُوا إِنَّ اللهَ لاَ‏‎ ‎يُحِبُّ  الْمُعْتَدِينَ&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang  baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui  batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui  batas.” (Al-Ma`idah: 87)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur`an:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;يَابَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ‏‎ ‎عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا‎  ‎وَاشْرَبُوا وَلاَ تُسْرِفُوا‎ ‎إِنَّهُ لَا يُحِبُّ‏‎ ‎الْمُسْرِفِينَ&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap shalat, makan  dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak  menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Al-A’raf: 31)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka menahan diri mereka dari wanita (tidak mau menikah, pen.).  Siapakah yang mereka ikuti? (Mereka) mengikuti tokoh-tokoh Nashrani dan  ‘abid (para ahli ibadah) dari kalangan Yahudi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akan tetapi, ketika mereka enggan kepada wanita, apa yang mereka  lakukan? Mereka terfitnah oleh amrad (laki-laki yang wajahnya mirip  wanita).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sampai pernah terjadi, seorang (Shufi) kasmaran kepada seorang amrad  (sebagaimana dalam kitab Talbis Iblis). Ketika keduanya dipisah, dia  berusaha untuk masuk menemuinya dan membunuhnya. Kemudian dia menangis  di sisinya serta mengaku bahwa dialah yang membunuhnya. Ketika bapak si  anak tersebut datang, diapun berkata: “Aku yang membunuhnya, aku minta  kepadamu dengan nama Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk meng-qishash-ku.”  Tapi bapak si anak ini memaafkannya. Maka orang ini kemudian melakukan  haji dan menadzarkan pahala hajinya bagi anak tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan yang lebih menjijikkan dari ini adalah ada seorang (dari kalangan  Shufiyah, pen.) melakukan perbuatan nista (yakni liwath/homoseksual)  dengan seorang anak kecil. Kemudian dia naik ke atap rumah –kebetulan  rumahnya di atas laut– dan dia lemparkan dirinya (bunuh diri) seraya  membaca ayat Allah Subhanahu wa Ta’ala:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;فَتُوبُوا إِلَى بَارِئِكُمْ‏‎ ‎فَاقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Maka bertaubatlah kepada Rabb yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu.” (Al-Baqarah: 54)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikianlah keadaan Shufiyah. Masih banyak lagi kenistaan dan  kebobrokan mereka, yakni dalam masalah wanita…” (Al-Mushara’ah, hal.  378-379, dengan sedikit perubahan)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hendaknya seorang muslim menjaga agamanya dan mendasari setiap  amalnya dengan Al-Qur`an dan As-Sunnah. Janganlah seseorang beramal  hanya berdasarkan akal dan perasaan semata. Allah Subhanahu wa Ta’ala  berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;اتَّبِعُوا مَا أُنْزِلَ‏‎ ‎إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabb kalian.” (Al-A’raf: 3)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketahuilah, di antara sebab kesesatan manusia adalah ketika bersandar  kepada akal dan perasaannya semata dalam beragama, seperti apa yang  menimpa kaum Shufiyah. Mudah-mudahan kita senantiasa mendapatkan taufiq  sampai akhir hayat kita. Wallahu a’lam.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4997737487555186228-7941059940101158606?l=dukunilmu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dukunilmu.blogspot.com/feeds/7941059940101158606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4997737487555186228&amp;postID=7941059940101158606&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/7941059940101158606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/7941059940101158606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dukunilmu.blogspot.com/2010/10/tabattul-membujang-ala-sufi.html' title='Tabattul, Membujang Ala Sufi'/><author><name>DEWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07501266425188406523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/TNfrcngL_bI/AAAAAAAAAFY/jP-zRzjc3Kc/S220/IMG0434A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4997737487555186228.post-7726091696695441789</id><published>2009-10-19T05:33:00.000-07:00</published><updated>2009-10-19T06:06:39.634-07:00</updated><title type='text'>PERSELINGKUHAN KEN AROK &amp; KEN DEDES (bahasa jawa)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/StxdyiuNwdI/AAAAAAAAADg/jQgpoGplZZ8/s1600-h/Ken_Arok_ok.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 139px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/StxdyiuNwdI/AAAAAAAAADg/jQgpoGplZZ8/s200/Ken_Arok_ok.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394289576578499026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;&lt;em class="stylekds7"&gt;Critané Ken Angrok iki saka layang Pararaton. Ketemuné layang iki ana ing Bali dhèk tahun 1891.&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="stylekds7"&gt;&lt;em&gt;Ken Angrok lair ana ing sacedhaké Tumapel (Singasari), asal wong tani lumrah baé.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ken Angrok kacarita bagus rupané lan bisa nenarik katresnaning wong, nanging banget kareme marang pangaji aji lan wani marang penggawé luput.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ing sawijining dina ana Brahmana ketemu karo dhéwékné, kandha yèn dhéwékné titising Wisnu.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Anggoné kandha mangkono iku, awit Brahmana mau ngerti yèn Ken Angrok iku wong kang gedhé karepe lan kenceng budiné.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Brahmana banjur golèk dalan bisané Ken Angrok kacedhak karo adipati ing kono, Sang Tunggul Ametung.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ora antara suwé kelakon Ken Angrok kaabdèkaké. Bareng wis mangkono, Ken Angrok banjur tansah golèk dalan kapriyé enggoné bisa ngendhih Sang Adipati, nggentèni jumeneng.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ketemuning nalar Ken Angrok banjur ndandakaké keris becik marang Empu Gandring.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sawisé keris dadi, katon becik temenan, nganti mitrané Ken Angrok aran Keboijo kepéncut kepéngin nganggo, banjur nembung nyilih: oleh.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Saka senengé, keris mau saben dina dianggo sarta dipamèr pamèraké, dikandhakaké duwèké dhéwé.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bareng wis sawatara dina Ken Angrok banjur nyolong kerisé dhéwé kang lagi disilih ing mitrané mau dianggo nyidra Sang Adipati.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kelakon séda, keris ditinggal ing sandhingé layon. Urusaning prakara: mitrané Ken Angrok sing kena ing dakwa, diputus ukum pati.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ken Angrok banjur bisa oleh Sang putri randaning Tunggul Ametung lan gumanti madeg adipati: Sang Putri asmané Ken Dhedhes.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="stylekds7"&gt;Sasuwéné dicekel Ken Angrok negarané tata, reja, wong cilik banget sungkemé.&lt;br /&gt;Sawisé mbedhah karajan cilik cilik ing Jenggala, Ken Angrok banjur emoh kebawah Kedhiri, malah ing tahun 1222 mbedhah praja Kedhiri nganti kelakon menang, Ratu ing Kedhiri Prabu Kertajaya séda nggantung sabalané kang padha tuhu.&lt;br /&gt;Kedhiri banjur ditanduri adipati kabawah Singasari.&lt;br /&gt;Bareng para ratu darah Empu Sindhok wis kalah kabèh karo Ken Angrok, Ken Angrok banjur jumeneng Ratu gedhé, jejuluk Prabu Rejasa, yaiku kang nurunaké para ratu ing Majapait.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em class="stylekds14"&gt;&lt;span style="font-size:12;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="stylekds71"&gt;&lt;em class="stylekds7"&gt;Kacarita Sang Retna Dhedhes nalika sédané adipati Tunggul Ametung wis ambobot. Bareng wis tekan mangsané, Sang Retna mbabar putra kakung, diparingi peparab Radèn Anusapati.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="stylekds7"&gt;&lt;em&gt;Wiwit timur nganti diwasa Sang Pangéran ora ngerti yèn satemené dudu putrané Prabu Rejasa, nanging rumangsa yèn ora ditresnani ing Sang Prabu, béda banget karo rayi rayiné.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ing sawijining dina Anusapati kelair marang ibuné mangkéné: "Ibu, punapa, déné Kangjeng rama punika teka boten remen dhateng kula?"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sang Retna banget trenyuhing galih mireng atur sasambaté kang putra, wasana banjur keprojol pangandikané; kang putra dicritani lelakoné wiwitan tekan wekasan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Anusapati banget ing pangunguné, sanalika banjur duwé sedya males ukum, nanging isih sinamun ing semu.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Keris yasané Empu Gandring disuwun, pawatané mung kepingin banget anganggo.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kang ibu lamba ing galih, keris diparingaké.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="stylekds7"&gt;Anusapati banjur nimbali abdiné kekasih, diparingi keris mau lan diweruhaké ing wewadiné. Benginé Sang Prabu séda kaprajaya ing duratmaka.&lt;br /&gt;Layoné Sang Prabu dicandhi ana ing Kagenengan (cedhak Malang).&lt;br /&gt;Anusapati nggentèni jumeneng Nata.&lt;br /&gt;Anusapati jumeneng ora suwé, awit Radèn Tohjaya ngerti yèn Anusapati kang nyédani ramané, mulané sumedya males ukum lan iya kelakon.&lt;br /&gt;Tohjaya jumeneng Nata, nanging iya ora suwé. Tohjaya utusan mantriné aran Lembu Ampal, didhawuhi nyirnakaké kalilipé loro, yaiku: Ranggawuni, putrané Anusapati, lan nakdulure kang aran Narasingamurti; yèn ora bisa kelakon, Lembu Ampal dhéwé bakal kena ukum pati.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em class="stylekds14"&gt;&lt;span style="font-size:12;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="stylekds71"&gt;&lt;em class="stylekds7"&gt;Dumadakan ana sawijining Brahmana kang welas marang radèn loro, banjur wewarah saperluné.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="stylekds7"&gt;&lt;em&gt;Satriya loro banjur ndhelik ana ing panggonané Panji Patipati.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Lembu Ampal nggolèki radèn loro ora ketemu, banjur ora wani mulih, ngungsi marang Panji Patipati.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bareng ana ing kono mbalik ngiloni radèn loro, malah ngrembugi para punggawa kang ora cocog karo Tohjaya diajak ngraman, wasana kelakon, Sang Prabu nganti nemahi séda.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="stylekds7"&gt;Ranggawuni jumeneng Nata ajejuluk Syri Wisynuwardhana nganti nakdhèrèké Narasinga.&lt;br /&gt;Nganti tekan ing séda priyagung loro mau rukun banget, nganti dibasakaké: "Kaya Wisynu lan kang raka Bathara Endra".&lt;br /&gt;Karatoné mundhak gedhé pulih kaya dhèk jamané Prabu Erlangga, malah jajahané wuwuh Madura.&lt;br /&gt;Sang Nata séda ing tahun 1268, layoné diobong kaya adat, awuné sing separo dicandhi ana ing Welèri, ditumpangi reca Syiwah, sing separo dipethak ana candhi Jago (Tumpang) nganggo reca Budha.&lt;br /&gt;Dadi tetéla ing wektu iku agama Syiwah karo Budha campur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;catatan&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;bisa dikatakan ken dedes selingkuh dengan ken arok karena ketika suaminya mati dibunuh sama ken arok kok tega-teganya nikah sama ken arok secara logika kalau ken dedes gak ngebet sama ken arok gak mungkin mau dinikahi ken arok....iyaacchh khann!!!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;&lt;span class="stylekds7"&gt; mungkin ken arok lebih muda dan lebih tampan dari suami ken dedes jadi gimana lahh namanya juga cowok cakep....(keri-keri piye marak'ke ora iso turu)&lt;br /&gt;makanya selingkuh itu membawa nikmatt...tapi berujung kiamat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';"&gt;&lt;span class="stylekds7"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4997737487555186228-7726091696695441789?l=dukunilmu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dukunilmu.blogspot.com/feeds/7726091696695441789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4997737487555186228&amp;postID=7726091696695441789&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/7726091696695441789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/7726091696695441789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dukunilmu.blogspot.com/2009/10/perselingkuhan-ken-arok-ken-dedes.html' title='PERSELINGKUHAN KEN AROK &amp; KEN DEDES (bahasa jawa)'/><author><name>DEWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07501266425188406523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/TNfrcngL_bI/AAAAAAAAAFY/jP-zRzjc3Kc/S220/IMG0434A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/StxdyiuNwdI/AAAAAAAAADg/jQgpoGplZZ8/s72-c/Ken_Arok_ok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4997737487555186228.post-3093334744256083915</id><published>2009-10-06T03:18:00.001-07:00</published><updated>2009-10-19T07:18:54.942-07:00</updated><title type='text'>IBU PERTIWI HAMIL TUA  (PKI 1965)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/Sssi9yRU7BI/AAAAAAAAADY/7fOrlaQ0-ec/s1600-h/hamil.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 89px; height: 94px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/Sssi9yRU7BI/AAAAAAAAADY/7fOrlaQ0-ec/s320/hamil.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389439823940742162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Tahun 1965 indonesia mengalami peristiwa sejarah kelam yang tidak akan pernah dilupakan,kejadian ini menimbulkan trauma yang sangat mendalam bagi pelaku peristiwa terutama bagi keluarga korban peristiwa yang kita kenal dengan gerakan 30 september 1965 yang disponsori oleh partai komunis indonesia.&lt;br /&gt;Sebelum peristiwa G.30S/PKI 1965 pecah Anwar Sanusi seorang anggota politbiro CC PKI pada 29 september 1965 membuat pernyataan yang menimbulkan berbagai tanda tanya dihadapan kursus kader Revolusi mengatakan bahwa " Ibu Pertiwi telah hamil tua tinggal menunggu para dukun bayi dan akan melahirkan bayi Nasakom"&lt;br /&gt;Sesuai denga kedudukan Anwar Sanusi sebagai elite PKI maka yang dimaksud dengan Ibu Pertiwi hamil tua adalah situasi politik di tanah air yang telah siap dan matang bagi pecahnya suatu revolusi yang akan melahirkan suatu tatanan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam peristiwa ini segala sesuatunya sudah dipersiapkan secara matang oleh PKI seperti siapa yang menghamili ibu pertiwi dia adalah Dipa Nusantara Aidit atau yang lebih dikenal dengan DN Aidit dialah yang menciptakan suasana dan skenario terjadinya Gerakan 30 september dan para dukun bayi sudah mempersiapkan kelahiran bayi nasakom dengan membaca mantra untuk mengusir para setan jahat yang mengganggu, mereka adalah 7 setan desa yang disebutkan DN Aidit dan Letkol untung yang membuat akte kelahirannya yaiut 01 oktober 1965. Walaupun persiapan begitu matang tetapi pada akhirnya itu merupakan titik balik kehancuran komunis di indonesia .&lt;br /&gt;Secara garis besar peristiwa G 30 S.PKI/1965 menghasilkan versi atau kesimpulan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gerakan 30 S.PKI/1965 sebagai persoalan internal Angkatan Darat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gerakan 30 S.PKI/ 1965 dalangnya adalah CIA&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gerakan 30 S.PKI/1965 pertemuan antara kepentingan inggris dan amerika mengenai sikap konfrontatif terhadap malaysia&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gerakan 30 S.PKI/1965 dan teori chaos&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gerakan 30 S.PKI/1965 Dalangnya Pimpinan PKI&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;alam berbagai kasus PKI senantiasa membesar-besarkan peristiwa yang dicetuskannya dengan alasan yang telah dilancarkan itu sebagai pembelaannya terhadap rakyat yaitu kaum proletar. Karena diindonesia tidak ada segmen proletar sebab bukan negara industri,melainkan masih bersifat agraris maka kaum yang menjadi obyek pembelaan PKI selain kaum buruh adalah parah buruh tani dan mereka yang tidak memiliki tanah.&lt;br /&gt;itulah gambaran peristiwa yang pernah terjadi dinegara ini sebagai wujud perebutan kekuasaan yang meninbulkan perang saudara dan yang menjadi tumbal adalah anak-anak ibu pertiwi juga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4997737487555186228-3093334744256083915?l=dukunilmu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dukunilmu.blogspot.com/feeds/3093334744256083915/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4997737487555186228&amp;postID=3093334744256083915&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/3093334744256083915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/3093334744256083915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dukunilmu.blogspot.com/2009/10/ibu-pertiwi-hamil-tua-pki-1965.html' title='IBU PERTIWI HAMIL TUA  (PKI 1965)'/><author><name>DEWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07501266425188406523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/TNfrcngL_bI/AAAAAAAAAFY/jP-zRzjc3Kc/S220/IMG0434A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/Sssi9yRU7BI/AAAAAAAAADY/7fOrlaQ0-ec/s72-c/hamil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4997737487555186228.post-4588674093407103804</id><published>2009-09-09T05:40:00.000-07:00</published><updated>2009-10-01T00:27:33.342-07:00</updated><title type='text'>PENYIHIR ULAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/SqekVWY6EFI/AAAAAAAAABk/M4BVYlAT1lQ/s1600-h/pawang+ular_ok.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 113px; height: 115px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/SqekVWY6EFI/AAAAAAAAABk/M4BVYlAT1lQ/s320/pawang+ular_ok.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379448966611603538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kita pasti pernah melihat seorang penyihir ular atau pawang ular meniupkan seruling didalam keranjang dan dari dalam keluarlah ular menari-nari mengikuti gerakan penyihir tersebut, apa sebenarnya yang terjadi? benarkah ular dapat di mantrai?...&lt;br /&gt;Penyihir ular sebenarnya tidak memantrai ular, tapi ular memang dapat menangkap getaran dengan kepekaan yang kuat walaupun ular itu tuli tidak dapat mendengar suara musik.bahkan ketika ia berbaring didalam keranjang jika ada getaran ditanah dan sekitar nya maka ular akan memberikan respon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya penyihir ular hanya mengetuk keranjang atau mengetukkan  kakinya ditanah sehingga ular bereaksi pada getaran dan si penyihir ular tadi juga menggerakkan tubuhnya dengan teratur dan ualar akan mengikuti gerakan orang tersebut, sebenarnya ular tersebut bergerak hanya untuk mengawasi mangsanya agar tidak lepas dan tetap berada di depan matanya.( begitu ceritanya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4997737487555186228-4588674093407103804?l=dukunilmu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dukunilmu.blogspot.com/feeds/4588674093407103804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4997737487555186228&amp;postID=4588674093407103804&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/4588674093407103804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/4588674093407103804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dukunilmu.blogspot.com/2009/09/penyihir-ular.html' title='PENYIHIR ULAR'/><author><name>DEWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07501266425188406523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/TNfrcngL_bI/AAAAAAAAAFY/jP-zRzjc3Kc/S220/IMG0434A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/SqekVWY6EFI/AAAAAAAAABk/M4BVYlAT1lQ/s72-c/pawang+ular_ok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4997737487555186228.post-5478622491011630369</id><published>2009-09-09T05:05:00.000-07:00</published><updated>2009-09-09T05:34:11.137-07:00</updated><title type='text'>HIPNOTIS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/SqebIfS8CVI/AAAAAAAAABc/Hf6PvmPG9Pc/s1600-h/hipnotis.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 92px; height: 96px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/SqebIfS8CVI/AAAAAAAAABc/Hf6PvmPG9Pc/s320/hipnotis.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379438850059536722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hipnotis berasal dari kata hypnos yaitu dewa tidur dalam legenda yunani, jadi arti sebenarnya hipnotis adalah"tidur" kalau seseorang yang dihipnotis ia dalam keadaan yg disebut trance yang mirip tidur.&lt;br /&gt;Secara sederhana terdapat 3 keadaan kesadaran manusia, yaitu : “keadaan normal” (normal state), “keadaan hypnos” (hypnosis state), dan “keadaan tidur” (sleep state). Perintah dan saran yang akan diikuti oleh subyek dapat berupa berdiri,berjalan,menggigil atau berkeringat dapat juga membuat jantung berdebar lebih cepat atau lebih lambat dan membuat wajah jadi pucat atau kemerahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi hipnotis sekarang dapat digunakan dalam pengobatan tubuh untuk mencegah rasa sakit dlm pembedahan dan dlmterapy psikologi bagi seseorang. Hal yang menarik adalah hipnotis juga dapat mengendalikan perasaan subyeknya, jadi ia dapat membuat subyeknya membenci makanan kesukaannya,atau menyukai makanan yang biasanya dibencinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4997737487555186228-5478622491011630369?l=dukunilmu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dukunilmu.blogspot.com/feeds/5478622491011630369/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4997737487555186228&amp;postID=5478622491011630369&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/5478622491011630369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/5478622491011630369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dukunilmu.blogspot.com/2009/09/hipnotis.html' title='HIPNOTIS'/><author><name>DEWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07501266425188406523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/TNfrcngL_bI/AAAAAAAAAFY/jP-zRzjc3Kc/S220/IMG0434A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/SqebIfS8CVI/AAAAAAAAABc/Hf6PvmPG9Pc/s72-c/hipnotis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4997737487555186228.post-2980446725793132959</id><published>2009-09-09T02:30:00.000-07:00</published><updated>2009-10-01T00:49:16.980-07:00</updated><title type='text'>KAPAN PATUNG LIBERTY DIBUAT?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/SsReQOhCutI/AAAAAAAAACw/AUOO9GRRRSw/s1600-h/liberty_merokok.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 106px; height: 154px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/SsReQOhCutI/AAAAAAAAACw/AUOO9GRRRSw/s320/liberty_merokok.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387534687109561042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1865 Edouard de laboulaye seorang ahli sejarah perancis mengusulkan kepada negaranya utk memberikan hadiah kepada amerika serikat pada hari ulang tahunnya yang keseratus kemerdekaan amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;frederic bartholdi seorang pematung dikirim ke New york pada tahun 1874 dan patung itu selesai pada 28 oktober 1886. Berat patung tersebut kalau ditotal mencapai 225 Ton dan tingginya 45.5 meter dan panggungnya sendiri mencapai ketinggian 45 meter diatas air.  patung liberty juga berarti Dewi Kemerdekaan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4997737487555186228-2980446725793132959?l=dukunilmu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dukunilmu.blogspot.com/feeds/2980446725793132959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4997737487555186228&amp;postID=2980446725793132959&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/2980446725793132959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4997737487555186228/posts/default/2980446725793132959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dukunilmu.blogspot.com/2009/09/darimana-datangnya-tumbuhan.html' title='KAPAN PATUNG LIBERTY DIBUAT?'/><author><name>DEWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07501266425188406523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/TNfrcngL_bI/AAAAAAAAAFY/jP-zRzjc3Kc/S220/IMG0434A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CUbvfV8jNUg/SsReQOhCutI/AAAAAAAAACw/AUOO9GRRRSw/s72-c/liberty_merokok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
